THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Halaman

visitors

Jumat, 06 April 2012

Kaltim Fair 2012

Tanggal 29 Maret - 04 April 2012 lalu diadakan Kaltim Fair di GOR Sempaja.
Sempat foto-foto pamerannya waktu pergi jalan-jalan ke sana tanggal 02 April lalu.
Ini hasilnya :

kerajinan dari kayu


topi yang biasa dipakai orang dari suku Dayak


cute dog toys ^^


Pernak pernik khas Kalimantan
Amplang, oleh-oleh yang WAJIB dibeli kalau jalan-jalan ke Samarinda ^^


Pernak pernik dari manik, kain sarung, anyaman
Aneka macam kerajinan dari manik dan motif Dayak
Tas motif batik
Kerajinan dari kayu :asbak, ketapel, tumbukan
Angklung dan Jimbe
Kerajinan dari kayu untuk pajangan di rumah
Batik bola & aneka macam batik lainnya
Hamster, ikan hias & kura-kura
Just for fun! ^0^

ada juga yang jual topeng Scream. nambah efek dikit, lebay kagak? kkk! ^0^


Gantungan kunci monyet. it's kinda cute, isn't it? ^^




trio random, hohoho~ foto aslinya di bawah ^^





oya, sempat liat salah satu dosen juga di sana :
itu yang pakai baju warna kuning, lagi ngomong sama mbak-mbak, tapi lupa nama bapaknya. maaf yo, pak! ingetnya cuma dosen apkom tuh dulu >0<


Pamerannya ada ngadain parade band juga, hiburan buat anak-anak, jual macam-macam makanan plus jajanan. sayangnya lagi bokek, jadi beli gantungan kunci aja, satu buat sendiri, satu lagi buat temen ^^
Gak apa dah biar gak beli banyak yang penting bisa jalan-jalan ^^
cuma satu yang disayangin, toko buku cuma 1, itupun bukunya dikit banget #kuciwa
semoga pameran yang diadain berikutnya labih bagus lagi dan lebih menarik lagi ^^







Jumat agung

MET HARI MINGGU!
ups, gak ding!
met hari Jumat...
Jumat agung tepatnya alias wafat Isa Almasih

gimana? gimana?
udah pada ikut perjamuan di gereja?
ayo yang belum pada ke gereja, hoho....

untunglah bisa ikut perjamua hari ini, takutnya ga bisa gara-gara banjir masih belum surut tadi subuh
dan untungnya lagi pas pulang banjirnya udah surut, hehe....

PASKAH MENANTI! ^0^

thanks God, u sacrified Yourself for us!

Kamis, 05 April 2012

banjir lagi, banjir lagi~

banjir lagi, lagi dan lagi.
udah gak asing lagi buat orang Samarinda kalau tiap hujan pasti banjir. hujan dikit, banjir. hujan besar, apalagi =,=a
tadi berangkat kuliah banjir di gang masuk rumah dah rada dalam banjirnya, pas pulang, eh, malah hujan lebat. ya sudahlah... apa mau dikata...
BANJIR NAIK, CUY!
ni hasil foto banjir di depan gang masuk, ckckck...

ni adek banjir-banjir gini malah asik maen sepeda.... gak apalah, gak ada noda, gak belajar.... (lhooooooooo??????) 


 kasian neh yang jalan kaki pada susah jalan gara-gara jalannya rusak kena banjir. pas jalan kaki ketusuk-tusuk batu tajem (ouch!) termasuk daku yang tadi juga jalan kaki masuk TT_____TT


ada yang mogok pula itu motornya, kasian euy si bapak dorong motor......


emank gak enak kalau banjir, jadi susah beraktifitas. hujannya memang deras, tapi juga jangan salahkan hujan, toh masih banyak warga yang buang sampah sembarangan. (hayo ngakuuuuuuu~)
padahal udah dibersihin tuh sungai-sungai kemarin sampahnya sama pak walikota, tapi beberapa bulan berjalan, eh sungainya penuh lagi sama sampah. salah siapa dong? (eng ing eng~)
#yang nulis juga suka buang sampah sembarangan tuh!
eitz! soir, men! ane pecinta kebersihan lingkungan! kecuali kamar sendiri, persis tempat sampah,wkkk! buku-buku dah nyebar ke seluruh permukaan lantai, cari tempat pijakan kaki juga susah, ding! (^0^;)
tapi teteplah, kalau lagi diluar ane usaha cari tempat sampah kalau emank mo buang sampah, kalo gak ada ya kantongin aja dulu, betul kawan-kawan? hoho~

jadi...........
hayo hayo, buang sampah jangan suka sembarangan yak!
latihan dari sekarang!
latihan buang sampah di tong sampah!
kalau di kelas jangan nyelipin bungkus permen di kursi atau meja!
contoh awal yang harus dibaikin tuh!
AYO BUANG SAMPAH DI TEMPATNYA!
^0^

Minggu, 01 April 2012

demo gak demo, serba salah

habis baca berita soal penangkapan mahasiswa yang demo soal kenaikan BBM.
jadi kepikiran...
demo, salah...
gak demo, juga salah....
jadinya harus gimana?

setiap ada mahasiswa demo, pandangan orang sekitar biasanya mahasiswa itu anarkis muluk kalo demo, dikit-dikit demo, bukannya belajar malah demo, dan masih banyak lagi pandangan miring lainnya.
tapi pernahkah terpikir kalau tidak ada mahasiswa yang berdemo, apa yang akan terjadi?

dulu, masa pak Soeharto, gara-gara pemberontakan mahasiswa atas pemerintahan Soeharto dengan cara demo maka Pak Soeharto bisa turun dari jabatannya. benar-benar perjuangan yang berat, gak bisa dipandang sebelah soal peran mahasiswa saat itu. tidak ada demo dari mahasiswa, pemerintah pasti tetap "adem ayem" dengan pemerintahannya. banyak yang mendukung pergerakan mahasiswa waktu itu.

sekarang dibawa ke masa pemerintahan SBY. masih banyak kah yang mendukung demo?
kalau saya pikir kayaknya cuma sedikit, kenapa?
karena zaman sudah mulai individualis. selama masih merasa aman, maka ia akan diam. ketika mendapat masalah, dengan cara apapun ia akan berusaha memperbaikinya seperti semula.

mahasiswa berdemo bukan hanya untuk kepentingan mereka, tapi untuk mewakili suara rakyat. tapi justru banyak yang memandang rendah apa yang mereka lakukan tersebut. misalnya ketika mahasiswa membakar ban saat demo, orang-orang akan merasa terganggu. saya pun jujur termasuk orang yang terganggu dengan hal tersebut, karena memang tidak tahan dengan asap.

serba salah...
2 kata di atas cocok untuk menggambarkan keadaan sekarang ini. Polemik BBM yang meresahkan rakyat. sesudah ada hasil keputusan mengenai BBM kemarin, masih ada mahasiswa yang berdemo, karena tidak puas dengan hasil tersebut.

saya jadi teringat dengan kata salah seorang dosen saya yang mengatakan demo itu kalau bisa yang sehat. caranya, susun apa yang menjadi masalahnya, minta untuk bertemu dengan pihak terkait dan bicarakan baik-baik. oke, untuk permasalahan dengan organisasi kecil cara ini mungkin bisa berhasil, tapi kalau urusannya dengan negara? apakah yakin akan diterima dengan baik untuk berbicara dengan pemerintah mengenai permasalahan rakyat? kalau diterima pun apakah akan ditanggapi pula dengan cepat atau cuma di dengar sepintas lalu saja untuk menenangkan hati rakyat tapi tidak melakukan apa-apa setelahnya?

menurut saya, demo adalah cara untuk menekan suatu pihak agar segera menanggapi apa yang diinginkan oleh suatu pihak lain. mahasiswa mendesak pemerintah untuk segera mengambil keputusan terhadap setiap permasalahan yang terjadi. saya yakin masih ada orang-orang di pemerintahan yang rajin bekerja dan berusaha memberi yang terbaik untuk rakyat, tapi mereka juga manusia. ada kalanya mereka bisa lalai melaksanakan tugasnya. karena diamnya rakyat, mereka pun makin terbuai. dengan adanya demo itulah yang bisa membuat mereka aware kembali.

demo anarkis itu pasti banyak sekali orang yang akan setuju kalau demo semacam itu sangatlah tidak baik. tapi yang seperti yang saya bilang, kalau rakyat diam, pemerintah bisa terlena. demo dengan cara bicara baik-baik belum tentu berhasil, demo anarkis bisa lebih membuat tekanan dan mau tidak mau harus cepat diantisipasi.

serba salah bukan?
menurut saya pun demo anarkis pun tidak baik, tapi ya itulah...
serba salah...

gak bosan-bosannya saya tulis kalimat ini : ini pandangan saya, ini pandangan saya.
siapapun yang punya pendapat lain boleh-boleh saja ^^

semoga temen-temen mahasiswa yang tertangkap karena demo bisa cepat dibebaskan.

Sabtu, 31 Maret 2012

Ricuh sidang paripurna kenaikan BBM



semalem sempat nonton sidang paripurna soal kenaikan bbm di Indonesia. pas-pasan lagi diskors sidangnya, ya ganti channel bentar, tapi malah keterusan nonton. udah selesai nonton, langsung ganti ke tv one lagi dan WOW!
SIDANG NYA RICUH, RICUH DAN RICUH LAGI!
indah banget liatnya, sampai geleng-geleng kepala
blogger-emoticon.blogspot.com
bukan ajeb-ajeb, tapi bingung liat kelakuan pejabat-pejabat yang pada kayak anak kecil yang susah banget diatur. pas masang tv one, yang keliat pas anggota sidang pada maju ke depan meja ketua pemimpin sidang. auk dah mau protes apaan, gak liat awalnya soale~
mungkin ada yang marah gara-gara gak di denger, atau gara-gara ketuanya gak tegas, atau apalah~ entah.
Monkey Emoticons
waktu lagi ricuh, ada beberapa atau mungkin orang yang sama bilang "ketua, lanjut aja", "ketua yang tegas dong!" dll dah~
ketuanya sih udah usaha tegas nenangin suasana sidang, tapi kalo orang-orangnya pada gak mau denger ya gimana? Mo sampe gondok teriak-teriak juga percuma. Kok disuruh duduk aja susah ya? Anak TK aja ngerti kalo disuruh duduk.

Masalah perpanjangan waktu juga jadi masalah yang bikin sidang tambah ricuh. Banyak yang gak setuju kalo sidang diperpanjang sampai jam 1, karena sesuai persetujuan sidang cuma sampai jam 12. Ketua sidang minta persetujuan semua peserta sidang untuk hal ini. Ketua menggunakan voting untuk tahu siapa yang setuju dan tidak setuju dengan perpanjangan waktu tersebut. Tapi masih ada aja orang-orang yang teriak-teriak gak setuju. Voting oy! Ada gilirannya, gak usah teriak-teriak juga bisa toh?
Pertama yang setuju disutuh berdiri trus dihitung jumlahnya, dan tetep masih ada aja yang teriak-teriak gak setuju. Aneh bin ajaib buanget tuh orang! Si ketua bodo amat dah , yang penting voting nya selesai biar tahu tu sidang diperpanjang atau gak. Trus selajutnya yang gak setuju disuruh berdiri. And u know what?!
GAK ADA 1 PUN ORANG YANG BERDIRI NYATAIN KALO DIA GAK SETUJU!
Hah? Tanya kenapaaaaaaaaaaaaaaa~
Monkey Icon
Apa seh maunyaaaaaaaa?  Disuruh voting aja kok susah bener!
Nah, pas udah ketok palu kalo sidang diperpanjang sampe jam 1, ada yang teriak “Gak sah!” sama “voting ulang!”. Ohooooooooo~ tidak bisaaaaaaaaaa~
crazy red hair emoticon, smiley, emo, smilies
Kalo ketua voting ulang sama aja tuh ketua gak tegas, di setir sama peserta sidang. Ketokan palu juga jadi gak ada harganya dong. Sudah dikasih kesempatan lewat voting malah gak dimanfaatin, trus minta voting ulang. Buang-buang waktu. Mending langsung lanjut sidang sampai selesai. Kerjasama satu sama lain, buat keputusan yang terbaik buat rakyat. Karena rakyat milih pejabat-pejabat itu untuk ngewakilin rakyat dan juga buat bantu rakyat. Rakyat tahu mereka semua berpendidikan tinggi dan punya intelegensi tinggi. Maunya rakyat itu, ya kepintaran mereka itu dipakai untuk cari solusi terbaik untuk negara, bukan justru debat satu sama lain. Saling serang antar fraksi.
Monkey Emoticons

Akhirnya sidang diperpanjang sampai jam 1, tapi ada kedengaran tuh ada yang nyeletuk “masuk angin lagiiiiii~”. Hoi! Pulang juga pake mobil, takut bener masuk angin? Jangan nyalain AC dalem mobil kalo gak mau masuk angin, biar agak anget juga. Gak tau apa kalo banyak rakyat miskin di Indonesia yang cari makan sampai malem, tidur di tempat gak layak, di trotoar, di gerobak, dimana pun mereka bisa tidur lah. Mereka tetep kerja, gak ngeluh bakal masuk angin, padahal tiap hari kerjaannya di luar muluk. Pejabat punya mobil aja masih ribut masalah masuk angin. Sampe rumah jangan nyalain AC lagi, pake minyak angin, pake jaket, pake selimut, biar keringatan. Gak masuk angin dah! Toh masih mampu kan beli obat buat masuk angin? Gak punya duit? Ah, booooooooooong~
Monkey Winks
bilang kea ne, ntar ane beliin obat masuk angin di warung depan rumah deh, GRETONG! Demi pejabat ku tercinta ^^Monkey Icons

Sidang lanjut lagi, trus masih ada macem-macem pendapat dari peserta sidang, tapi kok kedengerannya sama aja ya? Kalo emank udah sama ya udah, gak usah diulang-ulang lagi kata-katanya. Sekali lagi : BUANG-BUANG WAKTU!Monkey Emoticons
Kalau memang mau cepet pulang ya udah, putusin secepatnya dari opsi yang udah di dapet sebelumnya. Ada 2 opsi, opsi 1 dan opsi 2. Tinggal voting, selesai toh? Tapi hmmmmm…. Gitu lah~
Monkey Icon
Akhirnya partai Hanura walkout, lupa alasannya napa. Trus diikuti ma PDIP, katanya sidang udah kacau, trus pendapat dari ketua PDIP gak di denger. Mereka…cabut.

Ada juga kejadian mahasiswa yang ikut liat sidang secara langsung dalam ruang sidang. Ada beberapa kali berontak, tapi masih bisa ditenangin. Yang terakhir, udah pada berontak, trus PAMDAL usaha bawa keluarOnion emoticon, smiley, avatar, emo, smilies mahasiswa-mahasiswa yang berontak. Entah ada pemukulan atau gak, soalnya ada beberapa peserta sidang yang bilang PAMDAL jangan mukul mahasiswa. Moga aja temen-temen mahasiswa itu pada baek-baek dah!
#Doa! Amin amin amin! Monkey Winks

Oya, di sidang ini juga yang gak aku suka itu peserta sidang yang terdiri dari beberapa fraksi ada yang suka nyeletuk-nyeletuk sinis. Saling serang pake kata-kata yang bikin kuping ma hati panas. Kenapa ya di ruang sidang yang isinya orang-orang terpelajar mulutnya pada gitu? Mana disiarin nasional lagi tuh sidang. Kan pada elus dada + geleng-geleng kepala liat kelakuan mereka yang kayak gitu. Sekali lagi : RAKYAT PINGIN PARA PEJABAT YANG UDAH TERPILIH UNTUK WAKILIN RAKYAT DAN BANTU RAKYAT! 
Monkey Icon
Kalau kelakuan pemerintahnya yang terpelajar aja masih awut-awutan gitu, mending orang-orang biasa aja yang naik jadi pemerintah. Biar ada yang gak sekolah sampe perguruan tinggi, tapi banyak tuh rakyat yang masih bisa berpikir jernih + bijak. Gak perlu pake adu mulut atau adu jotos, tapi sama-sama berpikir dalam satu forum, saling mendengarkan masing-masing terus ambil keputusan bulat yang paling baik. Semua hal pasti ada solusinya, tergantung cara nyari solusinya. Kalo pake debat berkepanjangan dan gak mau dengar pendapat orang lain tapi selalu mau di dengar ya gak bakal nemu solusinya. Bikin lah negara sendiri dimana bisa hidup sendiri tanpa perlu repot dengerin orang lain, terus juga bisa teriak-teriak sendiri. Gitu aja kok repot?
Monkey Emoticons
Trus akhirnya voting mana yang setuju dengan opsi 1 atau opsi 2. Nah nah naaaaaaaah~ lagi-lagi ricuh. Opsi 1 kalo gak salah itu BBM gak naik, yang opsi 2 ada saat pemerintah bisa menaikkan BBM. Pertama yang setuju opsi 2 disuruh berdiri. Trus kedua yang setuju dengan opsi 1. Dan teteeeeeeeeeeeeeeeup~ masih banyak yang nyeletuk sana sini pas voting berlangsung. Haaaaaaaaaaah, sidang yang aneh….
Kekanakan sekali…..
Padahal dulu harapan rakyat Indonesia bakal lebih baik, tapi orang-orang yang dipilih rakyat justru bersikap gak sewajarnya. Mereka yang pintar-pintar itu pasti udah pada tau kalo semakin ricuh itu sidang, semakin sulit dikendalikan, semakin lama pula sidangnya selesai. Kalau memang gak setuju waktu diperpanjang, kenapa bikin ribut dan susah diatur?
 Monkey Winks
Akhirnya terpilih opsi ke-2. Menteri keuangan dipersilakan masuk ruang sidang, dan seruan “huuuuuuuuuuuuu~” membahana di ruang sidang. Siapa tuh yang gitu? Trus kenapa mesti begitu? Ada apa dengan menteri keuangan?
#auk elap~
 Monkey Icon
Ini tulisan hasil pengamatan ku soal sidang paripurna kenaikan BBM yang aku tonton semalem. Ini semua hal-hal yang nyangkut di pikiran ku. Ini pendapat ku. Terserah kalau ada yang punya pendapat lain, karena kita semua berbeda ^^
Terus kalo kebetulan ada pejabat yang baca (mungkin gak ya?), JANGAN MARAH DULU! AWAS TEKANAN! ^0^ hoho~
Ini opini rakyat, karena aku juga termasuk rakyat ^^
Harusnya opini rakyat yang negative mengenai pemerintah bisa dijadikan koreksi untuk pemerintah. Kalau memang pemerintah ada kesalahan, instropeksi diri lah~
Gak bakal dimasukkin penjara juga, toh manusia gak ada yang sempurna. Mungkin udah kebawa waktu yang udah larut makanya agak susah berpikir jernih, terus kebawa emosi. Saya ngertiiiiiiiiiiii banget! Makanya, instropeksi diri aja ke depannya, berubah lebih baik biar rakyat jadi ngerasa lagi kalo orang pilihan mereka tepat. Dewasa dan bisa membuat keputusan yang baik untuk rakyat. Rakyat yakin banget pemerintah itu orangnya pada pintar-pintar semua. Kepintaran itu minta tolong digunain buat cari solusi terbaik, bukan cari kata-kata sinis untuk nyerang pihak lain. Biarpun beda fraksi, harusnya bisa tetap satu. Karena kita semua satu bangsa, satu tanah air, satu negara.

Doa ku~
Pemerintahan Indonesia bisa lebih baik lagi ke depannya, Indonesia bisa maju dan rakyatnya makmur sejahtera.
#AMIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIN!
Monkey Winks Yoyo                                                                                                                                      Monkey Winks Yoyo


Senin, 26 Maret 2012

KEADILAN + HATI NURANI

Pernahkah terlintas dalam benak kita mengenai hukum yang berjalan di Indonesia? Apakah dilaksanakan dengan baik tanpa memandang status warga negara? Atau apakah materi dan kekuasaan masih membayangi penegakkan hukum Indonesia? Apakah para hakim yang memiliki hati nurani dan menjatuhkan vonis sesuai dengan kesalahan tersangka?
Di ruang sidang pengadilan, seorang hakim duduk tercenung menyimak tuntutan jaksa PU terhadap seorang nenek yang dituduh mencuri singkong. Nenek itu berdalih bahwa hidupnya miskin, anak lelakinya sakit, dan cucunya kelaparan. Namun seorang laki yang merupakan manajer dari PT yang memiliki perkebunan singkong tersebut tetap pada tuntutannya, dg alasan agar menjadi cnth bagi warga lainnya.
Paragraf di atas adalah sedikit kutipan dari akun facebook Polres Sidoarjo. Berita di atas adalah mengenai  proses pengadilan seorang nenek yang dituduh mencuri singkong. Pihak penuntut tetap bersikukuh menuntut nenek tersebut agar bisa menjadi pelajaran bagi warga lainnya. Si nenek jelas bersalah dan hakim pun menjatuhkan vonis kepada sang nenek yaitu denda sebesar 1 juta rupiah dan penjara 2,5 tahun bila tidak bisa membayarnya. Pihak penuntut jelas senang dengan keputusan tersebut tapi kemudian sang hakim melepas toganya dan memasukkan uang sebesar 1 juta rupiah ke dalamnya. Kemudian ia mengatakan seluruh orang yang menghadiri sidang tersebut pun bersalah dengan membiarkan seseorang kelaparan dan harus mencuri karena cucunya kelaparan. Semua orang yang berada dalam ruang sidang itu di denda masing-masing 50 ribu rupiah termasuk manajer yang menuntut si nenek. Hasil dari pengumpulan denda berjumlah 3,5 juta rupiah yang dipakai untuk membayar denda yang dijatuhkan kepadanya dan membawa pulang uang yang tersisa.
Dari berita ini, ternyata masih ada keadilan di Indonesia. Nenek yang harusnya diperhatikan oleh para warga mampu justru harus disidang hanya karena mencuri singkong untuk cucunya. Seorang hakim tanpa melakukan pengecualian hukum tetap menjatuhkan vonis namun tetap mempunyai hati nurani. Ia seakan mendenda dirinya sendiri karena memvonis seorang nenek yang seharusnya ia bantu dengan memberi 1 juta rupiah atas kemauannya sendiri dan mendenda para peserta sidang hanya 50 ribu rupiah. Contoh kecil yang harusnya bisa menjadi acuan para hakim lain di Indonesia untuk tetap bertindak sesuai hukum namun juga tetap memiliki hati nurani.

Selasa, 20 Maret 2012

My quote

Lagi kepikiran sama beberapa hal belakangan ini gara2 nonton dream high 2,the blind side (kalo g salah) sama apa ya yang lainnya?
#lupa ding!

Ada beberapa pelajaran yang bisa di ambil dari drama n film d atas

Kesuksesan itu bukan cuma untuk orang yang berbakat,tapi juga untuk orang yang berani bermimpi dan berjuang untuk mewujudkannya

Seorang pemenang sejati gak akan pernah terhalang apapun untuk menjadi seorang juara

Guru itu gak cuma ngasih pertanyaan,tapi juga bimbing murid2nya untuk dapetin jawabannya karena biar gimana pun yang namanya murid pasti punya pertanyaan2 yang gak bisa di jawabnya

Masa lalu yang suram itu gak selamanya suram,justru bisa jadi cerah di masa mendatang asal ada niat untuk berubah untuk jadi lebih baik dengan belajar dari masa lalunya itu

Jangan ambil sesuatu yang kamu inginkan,tapi sesuatu yang kamu butuhkan
#untuk yang 1 ini,ane masih dilema jg,hahay!

Yang ini cuma pernah dger dari berbagai pihak,n salah satu favorit ane :
"untuk dapetin impian mu,beranikan diri untuk nyoba,biar sepesimis apapun yang penting nyoba,karena biar gimana pun mencoba maju itu lebih baek daripada gak bikin apa2 sama sekali untuk ngewujudinnya. Sama aja kayak kalah sebelum perang. Dgan nyoba,masih ada harapan untuk mencapai impian itu sebesar 50%. Gak nyoba berarti 0%. Toh nyoba gak ada salahnya,kalaupun gagal berarti ada yang harus dikoreksi lagi dan lebih siap untuk nyoba lagi nantinya"

Tu kata2 di atas q jadiin motivasi diri biar semangat..
How about u?
^^